VBT dan Kinerja di Lapangan
VBT dan performa di lapangan adalah kombinasi yang patut diperhatikan. Tak diragukan lagi, latihan berbasis kecepatan dapat membuat atlet menjadi lebih kuat, lebih cepat, dan lebih bertenaga di ruang angkat beban. Namun, yang terpenting adalah apakah adaptasi ini berdampak pada performa di lapangan. Oleh karena itu, pertanyaannya tetap: apakah perubahan ini dapat memengaruhi performa di lapangan, dan apakah latihan berbasis kecepatan di ruang angkat beban dapat membantu atlet meningkatkan permainan mereka? Apakah VBT dan performa di lapangan dapat berjalan beriringan?
UMPAN BALIK DAN KINERJA
Salah satu manfaat besar dari penggunaan sistem VBT adalah umpan balik instan yang Anda dapatkan pada setiap repetisi selama latihan. Umpan balik yang terus-menerus ini dapat membantu atlet untuk berprestasi pada level terbaiknya.
Sebagai gambaran, sebuah studi yang dilakukan oleh Randell dkk. membandingkan VBT pada lompatan squat dengan dan tanpa umpan balik, serta membandingkan kinerjanya. Perbandingan kinerja dilakukan pada lompatan vertikal, lompatan horizontal, dan lari cepat 10/20/30 meter. Pengujian ini dilakukan sebelum dan sesudah enam minggu pelatihan. Tiga belas pemain rugby profesional mengikuti protokol ini. Setelah enam minggu, kinerja dalam lompatan horizontal dan lari cepat 30 meter menunjukkan peningkatan paling signifikan dengan probabilitas umpan balik yang bermanfaat masing-masing sebesar 83% dan 99%. Lompatan vertikal, serta lari cepat 10 dan 20 meter menunjukkan peningkatan yang tidak signifikan, namun tetap ada peningkatan.
Bagaimanapun, hal itu merupakan pengakuan yang bagus atas bagaimana penggunaan VBT dan performa di lapangan saling memengaruhi dan saling meningkatkan satu sama lain.
PBT VS. VBT UNTUK LATIHAN SELAMA MUSIM
Dari sudut pandang olahraga, penting pula untuk memaksimalkan latihan di ruang angkat beban sambil tetap menjaga tingkat kesiapan pemain setinggi mungkin. Dalam kondisi ideal, para pelatih ingin mencapai kemajuan dalam latihan di ruang angkat beban sekaligus meminimalkan tingkat stres pemain agar mereka dapat tampil optimal saat bertanding. Oleh karena itu, VBT dan performa di lapangan dapat saling melengkapi.
Mengacu pada studi lain, para peneliti Orange dkk. membandingkan latihan selama musim yang didasarkan pada persentase dengan latihan selama musim yang didasarkan pada kecepatan. Mereka mengevaluasi 27 pemain Akademi Rugby League. Kinerja mereka dibandingkan dalam tes back squat 1-rep max, counter movement jump, dan lari cepat 30 meter.
Lalu, bagaimana dengan hasilnya? Setelah tujuh minggu latihan, VBT menghasilkan kecepatan rata-rata dan daya rata-rata yang lebih tinggi pada latihan back squat, sementara waktu di bawah tegangan dan tingkat stres yang dirasakan lebih rendah dibandingkan dengan latihan berbasis persentase. Tinggi lompatan countermovement dan satu-rep-max squat meningkat pada kedua kelompok. Kinerja sprint menurun pada kedua kelompok; namun, para peneliti mengaitkan penurunan ini dengan tidak adanya latihan sprint selama musim kompetisi, serta karena waktu pengujian yang lebih akhir dalam musim rugby ketika tingkat kelelahan lebih tinggi. Secara keseluruhan, para peneliti menilai VBT bermanfaat selama musim kompetisi untuk meningkatkan stimulus latihan pada bagian bawah tubuh. Latihan ini juga membantu mengurangi stres latihan, serta mendorong adaptasi yang spesifik terhadap kecepatan.
KESIMPULAN
Cara terbaik untuk memastikan para atlet Anda tetap bertenaga di ruang latihan beban dan segar di lapangan adalah dengan memanfaatkan keunggulan VBT. Pantau tingkat stres para atlet Anda, raih kemajuan saat yang paling krusial, dan pastikan Anda memiliki atlet-atlet yang paling prima di lapangan.
IKUTI KAMI!
Jangan lupa untuk terus mengunjungi situs ini untuk mendapatkan konten, tips, trik, dan alat bantu latihan berbasis kecepatan lainnya. Jangan lupa juga untuk mengikuti kami di Twitter, Instagram, dan LinkedIn, serta memberikan suka di Facebook. Dan masih banyak lagi di saluran YouTube kami !
Baca selengkapnya tentang Perch di sini! Lihat juga Video Produk di sini. Dan kunjungi situs web dukungan kami di sini.
Kembali ke dasar? Simak asal-usul VBT dan Latihan Kekuatan!
SUMBER:
- Orange, S. T., Metcalfe, J. W., Robinson, A., Applegarth, M. J., & Liefeith, A. (2019). Dampak Latihan Berbasis Kecepatan versus Persentase Selama Musim pada Pemain Liga Rugby Akademi. International Journal of Sports Physiology and Performance, 1-8, 1–8. https://doi.org/10.1123/ijspp.2019-0058
- Randell, A. D., Cronin, J. B., Keogh, J. W., Gill, N. D., & Pedersen, M. C. (2011). Pengaruh umpan balik kinerja instan selama 6 minggu latihan resistensi berbasis kecepatan terhadap tes kinerja spesifik olahraga. Journal of Strength and Conditioning Research, 25(1), 87–93. https://doi.org/10.1519/JSC.0b013e3181fee634