Teknologi VBT mana yang tepat untuk Anda?
LATIHAN BERBASIS KECEPATAN + TEKNOLOGI
Tak perlu diragukan lagi, untuk menerapkan Latihan Berbasis Kecepatan (Velocity Based Training) di ruang angkat beban dan melakukannya dengan akurat, teknologi sangatlah diperlukan. Meskipun Latihan Berbasis Kecepatan (VBT) masih tergolong metode latihan yang relatif baru, semakin banyak pilihan teknologi VBT dan perangkat baru yang bermunculan di pasaran setiap tahunnya. Seperti yang telah kami singgung dalam postingan kedua, kami meyakini bahwa VBT seharusnya menjadi bentuk latihan yang umum digunakan. Kami tidak akan mendirikan perusahaan ini jika kami tidak benar-benar meyakini VBT sebagai metode latihan.
Kami juga menyadari bahwa kami tidak akan menjalankan tanggung jawab kami sebagai perusahaan dengan baik jika tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai berbagai pilihan teknologi VBT yang saat ini tersedia. Ketika tiba waktunya bagi Anda untuk mengambil keputusan pembelian, kami ingin membantu Anda membuat keputusan dengan keyakinan bahwa produk yang Anda miliki akan berfungsi dengan baik di berbagai lingkungan selama bertahun-tahun ke depan. Aspek teknis dalam postingan ini disajikan secara ringkas agar mudah dipahami. Di Perch, kami sangat antusias dengan hal-hal seperti ini. Jika Anda memiliki pertanyaan atau ingin mendalami lebih lanjut, silakan hubungi kami!
APA SAJA BENTUK-BENTUK VBT?
KAMERA 3D
Kamera 3D merupakan teknologi yang relatif baru dalam bidang VBT. Kamera 3D menghasilkan gambar dengan piksel, sama seperti kamera pada umumnya. Namun, alih-alih setiap piksel memiliki warna tertentu, setiap piksel memiliki “kedalaman” tertentu. “Kedalaman” ini sekadar menunjukkan seberapa jauh objek tersebut dari kamera.

Gambar tersebut direpresentasikan oleh sejumlah piksel. Setiap piksel memiliki “kedalaman” yang sesuai. Pada gambar di atas, barbel berada pada jarak sekitar 5,3 kaki dari kamera, dada atlet angkat besi berada pada jarak sekitar 3,5 kaki dari kamera, dan bagian belakang platform berada pada jarak sekitar 11,3 kaki dari kamera. Jika kita mengetahui sudut kamera dan jarak objek dari kamera, maka posisi objek dalam ruang tiga dimensi dapat ditentukan. Kita dapat menggunakan koordinat 3D tersebut untuk menghitung perpindahan seiring waktu. Ketika perpindahan diketahui, lintasan barbel, kecepatan, percepatan, dan daya keluaran dapat dihitung.
KEUNTUNGAN:
- Pengukuran tanpa kontak mengurangi keausan dan potensi kerusakan pada peralatan
- Tidak ada yang terhubung ke atlet atau barbel, sehingga gangguan terhadap alur kerja di ruang angkat beban pun minimal
- Alih-alih mengukur satu titik saja, kamera-kamera tersebut menghasilkan representasi 3D dari seluruh barbel atau alat latihan, sehingga para pelatih dapat melihat pola-pola kompensasi apa pun
- Kamera memproses lebih banyak data dengan menangkap seluruh pemandangan; keterbatasannya lebih sedikit berkat skalabilitas sistem kamera 3D
KEKURANGAN
- Pemrosesan data dalam jumlah besar membutuhkan daya komputasi yang lebih besar. Akibatnya, sistem berbasis kamera cenderung sedikit lebih mahal dari segi perangkat lunaknya
- Sebagian besar kamera 3D merekam dengan kecepatan 30 bingkai per detik, yang cukup tinggi dan umumnya memadai untuk gerakan di ruang angkat beban, namun dapat memiliki keterbatasan dalam pengambilan data untuk gerakan berkecepatan tinggi (seperti lari cepat)
- Kamera mengukur perpindahan, yang sangat cocok untuk mengukur lintasan batang, tetapi perhitungan ini bersifat retrospektif untuk memperoleh metrik. Menggunakan jarak terhadap waktu untuk mengukur kecepatan atau percepatan dapat menyebabkan penyebaran kesalahan jika pengukuran jaraknya tidak akurat
TRANSDUSER POSISI LINEAR
Transduser posisi linier merupakan perangkat latihan berbasis kecepatan yang paling awal. Perangkat ini telah digunakan selama puluhan tahun berkat kesederhanaannya, pengalaman pengguna yang intuitif, serta kebutuhan daya pemrosesan yang minimal untuk mengambil sampel data. Sebuah tali dipasang pada objek yang menjadi fokus, biasanya barbel. Tali tersebut dililitkan pada katrol yang terhubung ke encoder. Saat tali ditarik, katrol berputar, dan encoder mengukur perpindahan rotasi seiring waktu. Dari informasi ini, kecepatan linier dapat ditentukan. Gaya tegangan sebesar beberapa pon sering diterapkan pada tali untuk memastikan bahwa selama bagian eksentrik (ke bawah) dari gerakan, tali tetap tegang.
KEUNTUNGAN:
- Ini adalah metode sederhana untuk mengukur perpindahan, dan laju pengambilan sampelnya bisa sangat tinggi. Artinya, akurasi data biasanya tinggi (jika pengaturannya tepat dan pengukurannya dilakukan dengan benar)
- Pengalaman pengguna yang intuitif berkat sifat fisik alat ini (letakkan di lantai, pasang tali, lalu ukur)
KEKURANGAN
- Beberapa perangkat tidak dapat mengukur sudut tarikan tali, sehingga keakuratan data dapat dipengaruhi oleh posisi atlet atau alat tersebut relatif terhadap perangkat
- Bagian-bagian yang bergerak serta tali dan perangkat yang rapuh dapat menyebabkan perangkat sering mengalami kerusakan. Tali biasanya memiliki panjang tertentu, sehingga dapat putus atau patah secara tiba-tiba atau membatasi rentang gerak atlet
- Ada gaya tambahan yang bekerja pada barbel akibat tegangan atau hambatan pada tali
- Memasang dan melepas tali bisa memakan waktu dan mengganggu alur kerja sesi latihan
- LPT hanya mengukur satu titik pada barbel
AKSELEROMETER
Akselerometer dapat ditemukan di banyak perangkat elektronik konsumen. Komponen ini merupakan salah satu dari banyak komponen elektronik yang digunakan FitBit Anda untuk menghitung langkah Anda, dan juga berfungsi sebagai cara ponsel Anda menentukan orientasinya. Chip yang sama ini dapat dipasang pada barbel atau pada atlet untuk mengukur kecepatan.
Akselerometer pada dasarnya adalah serangkaian pegas kecil yang ditempatkan pada sebuah chip. Ketika akselerometer mengalami percepatan, pegas-pegas ini merasakan gaya yang sebanding dengan percepatan tersebut. Gaya ini diukur, dan percepatan pun dapat dihitung.
KEUNTUNGAN:
- Akselerometer sangat umum digunakan dan karenanya harganya lebih terjangkau, sehingga penerapan VBT ini menjadi sangat terjangkau
- Pengukuran tanpa kontak mengurangi keausan dan potensi kerusakan pada peralatan
KEKURANGAN
- Pengukuran akselerometer cenderung berisik atau tidak akurat karena sifat pengukurannya. Algoritma dapat menghilangkan sebagian dari hal ini, tetapi tidak semuanya.
- Perangkat yang dikenakan di tubuh seringkali sulit diterapkan dalam konteks latihan berkelompok; bahkan khusus untuk latihan dengan barbel, ada risiko perangkat tersebut rusak atau mengganggu sesi latihan
- Akselerometer hanya mengukur satu titik gerak pada tubuh seseorang atau barbel
- Pengukuran percepatan sepanjang waktu akan menyebabkan kesalahan dan ketidakakuratan saat menghitung perpindahan atau lintasan batang (sebagai perhitungan balik)
KESIMPULAN
Kami harap artikel ini dapat membantu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang mungkin masih Anda miliki mengenai cara kerja teknologi VBT tertentu, serta memberikan panduan mengenai jenis teknologi apa yang mungkin paling sesuai untuk Anda dalam jangka panjang. Seperti yang telah kami sampaikan, kami sangat antusias dengan hal-hal semacam ini, jadi silakan tinggalkan komentar Anda di bagian bawah artikel ini, dan pastikan untuk berlangganan RSS feed kami serta mengikuti kami di saluran media sosial yang tercantum di bawah ini.
POSTING LAIN YANG BERKAITAN!
Ingin tahu lebih banyak tentang teknologi di ruang angkat beban? Simak artikel kami tentang kamera 3D di ruang angkat beban tim Saints!
Ingin tahu lebih banyak tentang dasar-dasar VBT? Lihat Kamus VBTPerch!
Baca selengkapnya tentang Perch di sini! Lihat juga Video Produk di sini. Dan kunjungi situs web dukungan kami di sini.
Kembali ke dasar? Simak asal-usul VBT dan Latihan Kekuatan!